Hal Yang Perlu Diperhatikan Untuk Produksi Baju Bayi | Toko Kain Surabaya

Windy 12 Nov at 8:03
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Hal Yang Perlu Diperhatikan Untuk Produksi Baju Bayi

 

Produksi baju bayi menjadi peluang bisnis yang cukup menggairahkan selama beberapa semester terakhir ini. Tingginya angka kelahiran di Indonesia membawa dampak kepada semakin banyaknya permintaan terhadap baju bayi. Setiap usia bayi cenderung membutuhkan model serta ukuran pakaian yang berbeda, karena itulah mengapa banyak orang tua yang menyetok banyak baju bayi dengan berbagai ukuran, model serta warna. Tidak seperti orang dewasa yang cukup berganti pakaian setidaknya 2x sehari, bayi cenderung lebih sering berganti pakaian karena basah, lembap atau kotor. Sehingga tidak heran bila sekali membeli, biasanya sekaligus banyak. 

 

Hal Yang Perlu Diperhatikan Untuk Produksi Baju Bayi

 

Mengapa baju bayi berbeda?

Bila anda tertarik produksi baju bayi karena melihat peluang yang besar ini, perlu diperhatikan bahwa baju bayi tidak bisa disamakan dengan pakaian orang dewasa. Kulit bayi masih sangat sensitif, mudah sekali memerah ketika bergesekan dengan benda-benda yang kasar. Tanda kulit yang memerah kadang kala juga menjadi sinyal adanya alergi bayi pada benda-benda tersebut. Salah satu benda yang memiliki peluang besar menyebabkan gatal dan alergi karena gesekan adalah baju bayi karena bersentuhan langsung dalam waktu yang lama. 

 

Setelan Baju Bayi

 

Dengan berbagai kondisi inilah, orang tua sangat selektif dalam memilih pakaian untuk bayi mereka. Mulai dari bagaimana model pakaiannya, bahan yang digunakan, warna-warnanya dan yang juga penting adalah harga baju bayinya. Semua variabel ini saling mempengaruhi pertimbangan orang tua sebelum membeli baju bayi. 

 

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum produksi baju bayi 

Banyak variabel yang butuh diperhatikan agar produksi baju bayi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Apa sajakah itu? 

  1. Kelembutan bahan untuk produksi baju bayi 

Berbicara tentang bahan baju, masih cukup umum, oleh sebab itu, pada poin pertama ini akan lebih difokuskan pada bagaimana permukaan dan hand feel bahan yang dipakai. Bagaimana tingkat kelembutan bahannya, biasanya menjadi pertimbangan pertama para ibu dalam memilih baju bayinya. Bila awam pada jenis-jenis kain, maka menyentuh kain menjadi solusi ampuh untuk memastikan bahannya lembut sehingga tidak akan membuat kulit bayinya gatal dan kemerahan. Beberapa kain yang memiliki kelembutan ekstra menjadi andalan para produsen baju bayi, seperti katun bambu, yang sangat lembut bahkan anti bakteri dan jamur. 

 

Foto : Bayi sedang tertidur menggunakan baju lembut

 

  1. Apakah bahannya menimbulkan alergi kulit?

Tidak dipungkiri bahwa beberapa kain yang sangat lembut pun memiliki potensi menimbulkan alergi, terutama pada kulit bayi yang masih sangat sensitif. Bahaya alergi kulit karena pakaian jadi lebih besar. Bahan kain yang terbaik untuk baju bayi adalah yang tidak menimbulkan alergi kulit. 

 

  1. Daya serap kain terhadap keringat 

Bayi akan menangis saat merasa gerah dan tidak nyaman dengan kondisinya. Apakah itu karena rasa lapar, gerah, pakaian yang tidak nyaman atau sebab lain, orang tua harus mampu mengidentifikasi sebabnya sehingga dapat meminimalisir ketidaknyamanan bayi. Salah satunya dengan memberi bayi pakaian yang memiliki kemampuan penyerapan keringat sangat baik. Baju bayi yang mampu menyerap keringat, dapat mengurangi kegerahan bayi pada cuaca yang panas. Variabel ini perlu dipertimbangkan sebelum melakukan produksi baju bayi. Pilihkan bahan yang mampu menyerap keringat dengan sangat baik, seperti katun kombed, katun bambu yang lembut dan anti bakteri. 

 

Foto : Bayi Menggunakan Baju Dengan Daya Serap Kain Yang Bagus

 

  1. Pilihan warna bahan untuk produksi baju bayi 

Untuk pakaian bayi lebih disukai warna-warna yang cerah dan variasi pastel. Warna yang cerah memiliki banyak fungsi, salah satunya agar bayi tidak terlihat gelap dan menjadi jujukan nyamuk nakal. Selain itu, warna terang juga dapat memberikan kesan keceriaan, kebahagiaan dan kehangatan. Warna-warna ini cocok untuk mewakili suasana senang dengan kehadiran sang bayi. Produsen baju bayi biasanya juga lebih banyak memilih warna-warna terang untuk produk mereka. Bila pun ada warna yang gelap, biasanya hanya menjadi variasi saja. 

 

  1. Harga bahan baku dan harga jual baju bayi 

Sudah bukan hal baru lagi bila harga baju bayi terbilang cukup mahal, bahkan bisa sama dengan baju orang dewasa. Orang awam mungkin heran mengapa baju sekecil itu harganya bahkan lebih mahal dari pakaian orang dewasa. Kita perlu menggaris bawahi bahwa pakaian bayi dibuat dari bahan pilihan yang sangat memperhatikan kebutuhan dari kulit bayi yang masih sensitif. Sehingga wajar bila harganya pun jadi lebih mahal. Namun, perkara harga ini juga patut diperhatikan oleh produsen. Hendaknya mencari suplier bahan baku yang lebih murah namun tetap menjaga kualitas bahan, sehingga harga jualnya pun bisa lebih bersaing di pasar. 

 

Setelan Baju Bayi Lengkap

 

  1. Variasi model saat produksi baju bayi 

Bahan memang penting dan menjadi variabel pertimbangan utama, namun model baju bayinya pun juga tidak kalah penting. Sebelum memperhatikan bahannya, visualisasi model baju adalah yang pertama kali dilihat oleh calon pembeli. Bila suka dengan modelnya, barulah akan memeriksa bagaimana bahan pakainnya. 

 

 

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 0
  • 105 views


Recent Post


Related Article