Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan | Toko Kain Surabaya

Windy 13 Oct 2022 at 8:08
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan

 

Baju batik menjadi pakaian yang lebih istimewa dibanding selusin baju yang kita tumpuk di lemari. Mengapa? Karena batik memiliki nilai budaya dan historis yang cukup tinggi, terutama untuk kita sebagai rakyat Indonesia. Batik telah menjadi ciri khas budaya dan identitas. Baju batik juga menjadi pakaian formal yang cocok dipakai untuk acara-acara formal yang penting. Saat bekerja pun, ada satu hari tertentu yang disepakati memakai batik. Alasan berikutnya yang mungkin tidak kalah penting adalah karena baju batik harganya cukup mahal. Oleh karena itu penting sekali untuk merawat baju batik yang kita miliki. 

 

Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan

 

Merawat baju batik membutuhkan perlakuan yang khusus karena batik memiliki serat kain dan pewarnaan motif yang cukup sensitif. Bila kita sembarangan dalam merawat baju batik, warnanya bisa cepat pudar dan kain batik menyusut dalam waktu cepat. Lantas kiat apa saja yang dapat kita coba untuk merawat baju batik? Mari kita simak langkah-langkah berikut ini! 

 

Ini cara termudah merawat baju batik yang bisa dilakukan di rumah!

Agar tidak keliru dalam merawat baju batik, ada baiknya kita terapkan tips berikut ini saat mencuci, menjemur dan menyimpan baju batik kita. Dengan karakter baju batik yang rentan terhadap kerusakan serat kain dan warna yang pudar, kita perlu menerapkan cara-cara khusus agar usia baju batik menjadi lebih panjang. 

 

  1. Mencuci manual lebih baik daripada mesin cuci 

 

Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan

 

Mencuci dengan mesin cuci memang sangat efisien, karena sembari kita menunggu mesin cuci bekerja, kita dapat melakukan pekerjaan lainnya di saat bersamaan. Namun, tidak semua pakaian bisa dicuci dengan mesin setiap hari. Pakaian dengan serat kain yang rentan dan mudah rusak sebaiknya tidak terlalu sering dicuci dengan mesin, lebih baik mencucinya secara manual menggunakan tangan. Serat kain tidak akan tertarik terlalu keras, karena kita dapat menyesuaikan kekuatan dan kecepatannya sendiri. Kain batik dengan serat kain yang rentan, dicuci dengan lembut dan pelan-pelan saja. Jangan diucek terlalu keras. 

 

  1. Tidak perlu diperas, cukup hentak-hentakkan saja lalu digantung dengan hanger 

Memeras baju terlalu keras dan kuat dapat merusak struktur serat kain, apalagi bila serat benangnya lemah. Serat kain rentan putus, kain jadi mengkerut dan bahkan jadi menyusut. Jadi, agar bentuk kain tetap dan seratnya awet, jangan diperas terlalu kencang. Biarkan saja airnya mengalir turun saat sudah digantung dengan hanger. 

 

  1. Menjemur di tempat yang panas dan berangin tanpa terkena sinar matahari langsung 

 

Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan

 

Menjemur di bawah sinar matahari langsung dapat mempercepat penguapan air pada baju batik, namun di saat bersamaan warna batik juga bisa pudar lebih cepat. Sinar matahari dapat memudarkan warna kain, apalagi bila setiap kali menjemur selalu meletakkannya di tempat yang panas. Oleh karena itu, berhentilah menjemur langsung dan sebaiknya letakkan di tempat yang teduh saja tapi pastikan lokasi tersebut berangin agar pakaian cepat kering. 

 

  1. Hindari deterjen dengan konsentrat tinggi 

Deterjen konsentrat tinggi sangat ampuh membersihkan noda membandel pada pakaian, tapi perlu diwaspadai bahwa warna pakaian juga bisa dipudarkan dengan cepat. Tidak hanya warnanya saja, kontrasi deterjen yang tinggi dapat merusak serat-serat pakaian. Sehingga bila terpaksa memakai deterjen, pilihlah deterjen yang lebih lembut dan tidak keras. 

 

  1. Membersihkan noda bandel dengan kulit jeruk 

Bagaimana bila masih ada noda yang gagal dihilangkan dengan deterjen yang lembut? Ada satu solusi yang dapat dicoba, yaitu membersihkannya dengan menggosok-gosokkan kulit jeruk ke noda kain. 

 

  1. Gantung baju batik dengan hanger di dalam lemari 

Melipat baju adalah cara yang efektif untuk menghemat tempat penyimpanan di lemari, namun pakaian yang terlipat terlalu lama dan tertindih oleh pakaian lainnya, dapat menyebabkan bekas lipatan yang sulit dihilangkan. Serat kain akan ikut terlipat dan bila dibiarkan dalam waktu yang lama/ jarang dipakai, membuat bekas lipatan jadi permanen. Sebaiknya simpan baju batik dalam kondisi digantung menggunakan hanger saja. Menggantung pakaian di dalam lemari dapat menjaga bentuk serat kain tetap seperti aslinya dan meminimalisir kain menjadi kusut. 

 

  1. Saat mencuci, pisahkan kain batik dari pakain lain yang berpotensi luntur warnanya 

Saat mencuci rentan sekali terjadi luntur warna pakaian dan mempengaruhi warna pakaian yang lain. Terutama untuk pakaian berwarna gelap dan terang yang tercampur, warna pakaian jadi rusak. Kita perlu waspada ketika mencuci pakaian batik, jangan sampai menjadi satu dengan pakaian yang bahannya luntur karena dapat merusak warna batik kita. 

 

  1. Sesuaikan panasnya dengan ketahanan bahan baju batik ketika menyetrika. 

 

Tips Merawat Baju Batik Supaya Tetap Cantik Menawan

 

Satu lagi yang perlu kita perhatikan adalah ketika menyetrika baju batik. Setiap baju batik dibuat dari jenis kain yang bermacam-macam. Kita perlu mengetahui bagaimana karakter kain batiknya untuk mengetahui ketahanannya terhadap panas setrika. Untuk kain yang terlalu tipis dan tidak tahan panas, sebaiknya setrika dalam suhu yang rendah saja agar serat kain tidak rusak. 

 

 

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 0
  • 464 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article