Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru | Toko Kain Surabaya

Windy 19 Sept at 8:00
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru

 

 

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru

 

Merekrut karyawan adalah kebutuhan penting yang butuh dipertimbangkan matang-matang. Di perusahaan besar, merekrut karyawan perlu melalui proses yang begitu panjang bahkan sebelum proses rekrutmen dilakukan. Pimpinan perusahaan harus menyetujui terlebih dahulu sebelum rekrutmen berjalan dan tidak mengejutkan bila proses persetujuan itu memakan waktu yang tidak sebentar. Pimpinan perusahaan tentu mempertimbangkan banyak variabel sebelum memberikan izin menambah karyawan baru. 

Pimpinan perlu menghitung kapasitas internal perusahaan dari segi keuangan dan fasilitas kantor, dari segi urgensitas kebutuhan, adakah alternatif solusi lain yang bisa dicoba selain merekrut dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan diuraikan mengenai pertimbangan-pertimbangan sebelum setuju merekrut karyawan. 

 

  1. Perusahaan telah memiliki pendapatan dan keuntungan yang besar sehingga mampu menggaji karyawan baru

Kemampuan menggaji karyawan adalah variabel utama yang tidak boleh dilewatkan saat mempertimbangkan rekrutmen. Syarat utamanya yaitu mampukah perusahaan menggaji karyawan baru selama masa bekerjanya. Kemampuan menggaji ini memperhitungkan perolehan keuntungan perusahaan setiap bulan atau tahunnya. Jika keuangan perusahaan aman dan keuntungan bisnis cukup besar sehingga perusahaan mampu menggaji karyawan lebih banyak, maka lampu hijau untuk rekrutmen. 

 

  1. Fasilitas kantor memenuhi kebutuhan bekerja dengan tambahan karyawan baru 

Kelengkapan dan kelayakan fasilitas kantor perlu dipertimbangkan saat ingin menambah karyawan. Butuh tempat yang nyaman dengan luas yang cukup untuk dapat bekerja dengan nyaman dan optimal. Apabila lokasi kantor terlalu sempit untuk tambahan karyawan, sebaiknya menunda dulu untuk rekrutmen. Penambahan jumlah karyawan juga harus memperhitungkan fasilitas kerja yang butuh kita siapkan, seperti meja dan kursi kerja, jaringan listrik dan internet, toilet, jumlah dan luas ruangan, bahkan kapasitas parkir yang tersedia di kantor. Semua fasilitas butuh dihitung dengan sebaik-baiknya. Bila memaksakan menambah karyawan namun fasilitas kantor kurang mendukung, suasan kerja jadi tidak nyaman. Dampak lebih jauhnya dapat mempengaruhi produktivitas karyawan pada pekerjaan. 

 

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru

 

  1. Prospek pengembangan bisnis ke depan dipastikan baik

Merekrut karyawan perlu memastikan lebih dulu bagaimana prospek bisnis di masa mendatang. Kita perlu melihat bagaimana peluang bisnis yang ada, bagaimana kemampuan kita untuk menjawab peluang itu dan apakah kita benar-benar membutuhkan bantuan karyawan baru untuk mewujudkan prospek masa depan itu. Bila dengan merekrut karyawan dapat membantu kita dalam pekerjaan-pekerjaan yang dibutuhkan dan mempercepat target, maka merekrut adalah jawabannya. Namun bila ternyata menambah karyawan tidak berpengaruh banyak pada pertumbuhan bisnis, kita bisa memikirkan kembali mungkin saat ini bukan waktu yang tepat untuk rekrutmen. 

 

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru

 

 

  1. Beban pekerjaan semakin banyak hingga overload 

Banyak atau sedikitnya beban kerja yang menjadi tanggung jawab karyawan, dapat berpengaruh pada kualitas pekerjaan yang diselesaikan. Karyawan dapat bekerja dengan maksimal adalah ketika beban kerjanya seimbang dengan kapasitas yang dimiliki. Beban kerja yang tidak terlalu banyak, memungkinkan waktu yang cukup untuk menyelesaikannya dengan maksimal, sehingga hasil pekerjaan pun berkualitas. 

 

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru

 

Semakin berkembangnya perusahaan, berbanding lurus dengan makin bertambahnya pekerjaan yang menjadi tanggung jawab karyawan. Penambahan beban kerja itu dapat berupa kuantitasnya, keluasan jangkauannya ataupun tingkat kesulitannya. Pekerjaan yang semakin sulit, membutuhkan waktu yang lebih panjang dan skill yang lebih tinggi. Begitupun pekerjaan yang makin banyak kuantitasnya, butuh waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan. Kondisi ini bila dibiarkan dapat mempengaruhi penurunan performa karyawan. 

Pada kondisi inilah, kita butuh merekrut karyawan baru untuk membagi beban pekerjaan agar karyawan lama tidak kewalahan dan kualitas pekerjaan tetap terjaga. 

 

  1. Perusahaan membutuhkan karyawan baru dengan skill baru yang belum dikuasai karyawan lama 

 

Inilah Waktu yang Tepat untuk Merekrut Karyawan Baru 1

 

Perusahaan harus selalu mencoba hal-hal baru, terus berinovasi dan berani berinvestasi pada hal-hal baru untuk mengembangkan bisnis. Tidak hanya bertujuan untuk bertahan di tengah gempuran perubahan zaman saja, melainkan juga terus bertumbuh dan berusaha menjadi semakin besar. Untuk menyokong tujuan itu, tidak jarang perusahaan membutuhkan keahlian-keahlian baru yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman. Sebagai contoh keahlian bidang digital yang saat ini menjadi kebutuhan dasar hampir di semua bisnis. Sangat beruntung bila perusahaan memiliki karyawan yang sudah menguasai bidang itu, namun bila tidak ada, maka ada 2 pilihan yang bisa dijalankan yaitu melatih karyawan yang ada dan berpotensi atau merekrut karyawan baru dengan keahlian baru sesuai kebutuhan. Merekrut karyawan baru yang ahli dalam digital dapat membantu perusahaan beradaptasi dengan tantangan zaman. 

 

  1. Perusahaan akan mengembangkan bisnis 

Kebutuhan akan karyawan baru terjadi ketika perusahaan hendak mengembangkan bisnisnya. Pengembangan tersebut dapat berupa pembukaan cabang baru yang membutuhkan karyawan baru ataupun menambah jumlah tim karena target jangkauan pasar dan pekerjaan yang semakin bertambah. Kita dapat merekrut karyawan baru ketika tambahan pekerjaan sudah dipastikan dan tidak ada karyawan lama yang berkapasitas untuk melakukannya. Sehingga menambah karyawan menjadi satu-satunya solusi. 

 

 

 

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 2
  • 388 views


Recent Post


Related Article