Tutorial Membuat Baju Couple Yang Cocok Untuk Menyambut Ramadhan Dari Kain Inma Premium | Toko Kain Surabaya

Windy 30 May at 8:00
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Tutorial Membuat Baju Couple Yang Cocok Untuk Menyambut Ramadhan Dari Kain Inma Premium

 

 

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen spesial khususnya bagi umat muslim. Pada bulan ini, mereka akan menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh dan menjalankan lebih banyak ibadah lain dibandingkan bulan biasa. Suasana tersebut juga semakin diperkuat dengan berbagai kebiasaan-kebiasaan lain untuk menyambut ramadhan, salah satunya berbelanja baju muslim. 

Tingginya permintaan baju muslim saat momen ramadhan tentu saja membuka peluang bisnis tersendiri khususnya di bidang fashion. Pebisnis konveksi pada akhirnya tertuntut untuk memproduksi busana muslim agar dapat memenuhi permintaan pasar. Itulah mengapa Mitra mulia membahasnya secara khusus melalui konten eksklusif bulan ini. Agar para pebisnis dapat menjadikannya sebagai ide untuk membuat busana muslim, khususnya busana couple yang sesuai minat pasar saat ini!

 

Model Busana Muslim Couple

Sebelum membahas tentang tutorial pembuatan baju muslim couple, penting untuk memahami terlebih dulu pilihan model yang saat ini banyak diminati oleh pasar. Berikut adalah beberapa model busana muslim yang dapat menjadi ide untuk produksi Anda:

 

  1. Model Simple Polos

 

Baju Couple Model Simple Polos

 

Model pertama adalah baju tunik untuk wanita dan baju kemeja untuk pria. Model baju couple ini memang terlihat simple, namun cukup menarik. Model ini banyak menjadi pilihan pasangan yang tidak ingin tampil terlalu mencolok dan mengandalkan keselarasan warna dari bajunya. Sangat digemari untuk digunakan pada acara yang kasual, seperti acara buka bersama. 

 

  1. Model Klasik 

 

Baju Couple Model Klasik

 

Model klasik merujuk pada model busana muslim yang lebih konvensional seperti baju gamis dan baju koko. Ini menjadi produk yang banyak diminati oleh kalangan pecinta fashion klasik, generasi X atau mereka yang menyukai fashion syar’i. Model baju muslim ini juga dapat menjadi ide untuk produksi Anda, dengan variasi model dan warna. Kuncinya berada pada keselarasan paduan warna dan jenis kain. 

 

  1. Model Modern 

 

Baju Couple Model Modern

 

Sedangkan untuk model ketiga, cenderung lebih berani untuk memainkan variasi model, termasuk dengan memadukan aspek budaya seperti batik. Model ini banyak menjadi pilihan orang-orang yang menyukai tampil lebih atraktif. Selain itu, model ini  juga cenderung lebih banyak ditemui dipakai dalam momen-momen yang lebih formal atau resmi. 

 

Penentuan Model 

Dari beberapa pilihan model di atas, Mitra mulia akan membuat tutorial untuk versi simple, yaitu dengan membuat tunik dan kemeja. Tunik yang akan kita bahas dalam artikel ini menggunakan model di gambar bawah ini. Bedanya, tim kami mengombinasikan dengan kain bermotif payet sebagai hiasan untuk bagian dada. 

 

Model Modern Tunik Wanita

 

Sedangkan untuk kemejanya, kami menggunakan model kemeja standar. Baik tunik maupun kemeja akan menggunakan satu warna dan jenis kain, yakni kain Inma premium kode 008 (abu muda). Warna tersebut kami pilih untuk memberikan nuansa lembut, dan kesan yang netral sehingga cocok dipakai untuk pria maupun wanita. 

Terkait dengan ukuran, Anda dapat menggunakan ukuran universal baju pria dan wanita. Dalam tutorial ini, kami menggunakan detail ukuran sebagai berikut:

 

  1. Tunik Wanita 

lebar punggung 43

panjang lengan 55

lingkar lengan 29

lingkar dada 95

panjang badan 75

lingkar pinggang 85 

Lingkar pinggul 95

 

  1. Kemeja Pria

lebar punggung 49

panjang lengan 27

lingkar lengan 50

lingkar dada 100

panjang badan 75

lingkar perut 90

lebar leher 23

 

Langkah-langkah Pembuatan

Jika semua bahan sudah tersedia, maka Anda bisa mulai menjalankan proses pembuatan tunik dan kemeja couple lebih lengkapnya di bawah ini:

  1. Pembuatan Pola

Jika Anda mengikuti tutorial ini dan menggunakan ukuran kemeja pria dan tunik wanita reguler (universal), Anda bisa menggunakan pola kemeja universal yang sudah tersedia. Namun jika Anda menggunakan ukuran yang lebih custom, maka Anda perlu membuat polanya terlebih dulu sesuai ukuran tersebut. Anda bisa melihat selengkapnya cara untuk membuat pola kemeja pria disini dan tunik wanita disini.

 

  1. Pemotongan Pola

 

Pemotongan Pola Membuat Tunik

 

Jika pola sudah dibuat dan dipotong, maka langkah berikutnya adalah melakukan pemotongan kain sesuai dengan pola yang dipakai. Sangat disarankan untuk memakai gunting kain yang tajam, supaya hasil potongan menjadi rata dan halus. Anda bisa mulai memotong dari bahan yang paling dekat dengan tepian, mengikuti garis kampuh yang sudah dibuat. Potong dari yang paling besar, baru kemudian ke bagian-bagian yang lebih kecil seperti kerah, saku dan lengan. 

 

  1. Melekatkan Kain Keras

Setelah itu bisa dilanjutkan dengan melekatkan bagian tertentu dengan kain keras. Biasanya bagian yang membutuhkan kain keras seperti kerah kemeja dan ujung lengan. Karena dalam tutorial ini yang dibuat adalah kemeja lengan pendek, sehingga yang membutuhkan kain keras hanya bagian kerah. 

 

  1. Menjahit Kemeja dan Tunik

Jika bagian yang membutuhkan kain keras sudah dibuat, maka bisa dilanjutkan dengan proses menjahit. Lakukan dari bagian yang paling kecil seperti kerah dan kantong. 

  • Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan board (penegak) saat menjahit bagian kerah kemeja. Kain keras dijahit pada kerah, dengan kampuh yang dikecilkan, lalu dibalik atau ditindas. Kain keras dipasang pada board, dan kemudian kerah dipasang pada board.
  • Lubang kancing pada kemeja pria biasanya berada di sisi kiri, dan kancingnya di sisi kanan. Anda bisa menggunakan kancing pipih dengan dua lubang maupun empat lubang. Buat lubang kancing dengan arah yang memanjang.

 

Menjahit Kemeja dan Tunik

 

  • Langkah berikutnya adalah menggabungkan antara potongan untuk bagian depan dengan bagian belakang. Karena model rancangan kemeja dan yang dibuat tidak memiliki bagian pas bahu, maka proses penggabungan bisa langsung dilakukan. Sedangkan untuk tunik, karena bagian dada menggunakan variasi kain payet, maka dalam proses penjahitan mengikutsertakan kain payet sebagai pelapis bagian luar. 
  • Jika sudah selesai, Anda bisa menjahit bagian sisi kemeja dan tunik dan merapikannya dengan mesin obras. Disarankan untuk memakai benang katun dalam proses ini agar obrasan bisa lebih awet.
  • Pasangkan bagian lengan sebelum kemudian mengobras bagian ketiaknya. Supaya lebih mudah, Anda bisa memberikan tanda terlebih dulu untuk bagian tengah dan ujung bahan. Lalu pasangkan lengan kemeja dan tunik pada bagian kerung, tancapkan jarum pentul supaya tidak bergeser. Kemudian Anda jahit bagian lengan dan bagian badan secara bersamaan. Terakhir mengobras bagian ketiak dengan menggunakan mesin obras.
  • Jika bagian badan dan lengan sudah menyatu, maka selanjutnya adalah memasang kerah kemeja. Lekatkan bagian kerah dengan bagian leher, kemudian jahit dengan mesin. Supaya tidak bergeser, Anda juga bisa menyematkan jarum pentul selama proses jahit berlangsung. Sedangkan untuk tunik, dilanjutkan dengan membuat jahitan tepian untuk bagian leher. 
  • Jika sudah selesai, Anda bisa menjahit bagian bawah kemeja dan tunik dengan melipat ke arah dalam dan menggunakan jahitan tindas.
  • Langkah terakhir adalah memasang kancing kemeja dan tunik. Buat satu atau dua tusukan kecil sebagai penguat, kemudian pasang kancing dengan meletakkan jarum pentul. Lakukan beberapa kali lilitan supaya kancing tidak mudah lepas, lilitkan benang pada bagian bawah dan buat simpul mati dari bagian dalam.

 

Setelah semua proses selesai, busana muslim couple akan tampak seperti foto di bawah ini:

Hasil Membuat KemejaHasil Membuat Tunik

 

Itulah tutorial membuat baju muslim kombinasi yang bisa Anda coba. Semoga bermanfaat!

 

 


 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 22
  • 1955 views


Recent Post


Related Article