Inilah Langkah Saat Memulai Bisnis Pakaian dengan Brand Sendiri | Toko Kain Surabaya

Windy 6 Mar 2022 at 8:04
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Inilah Langkah Saat Memulai Bisnis Pakaian dengan Brand Sendiri

 

Memiliki brand fashion sendiri sebagai produk utama, adalah impian sebagian besar pengusaha. Bukankah luar biasa membanggakan ketika kita berhasil membuat produk fashion dengan brand sendiri yang kemudian menaiki tangga puncak tren fashion? Ketika kemanapun mata memandang, dengan mudah kita menemukan produk-produk dengan logo brand sendiri dijual, dibeli dan dipakai ribuan orang? Dapat kita bayangkan berapa banyak keuntungan yang kita peroleh dan berapa luas lapangan pekerjaan yang dapat kita ciptakan dengan sukses memasarkan bisnis brand fashion sendiri?

 

Bisnis Pakaian dengan Brand Sendiri

 

Namun, sebelum menggapai semua kesuksesan dan keuntungan besar itu, ada banyak anak tangga yang butuh kita tapaki satu demi satu. Semua proses untuk menjadi besar tidak bisa instan terjadi hanya dalam satu malam. Banyak pebisnis yang gagal karena tidak sabar menapaki anak tangga satu demi satu dengan urut, melewati beberapa anak tangga sekaligus dalam satu langkah yang kemudian terjatuh dan enggan bangkit kembali. 

Kisah-kisah kegagalan mereka dapat menjadi peletup ketakutan untuk memulai berbisnis dengan membuat brand sendiri. Ketakutan itu datang karena menyaksikan yang terdahulu gagal melakukannya. Padahal tidak demikian. Setiap orang memiliki proses yang berbeda, pemikiran yang berbeda dan cara menanggapi sesuatu yang tidak pasti sama.

Tidak sama dengan kita akan gagal juga ketika sudah banyak pendahulu yang gagal. Buktinya banyak juga yang berhasil dan memimpin pasar. So, kuncinya adalah kita butuh mencobanya dengan berlandaskan ilmu pengetahuan yang benar, agar langkah kita pun tepat dalam memulai langkah bisnis.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat anda terapkan dalam mempersiapkan produk fashion dengan brand sendiri!

 

Awali dengan melakukan riset produk

Langkah pertama kali yang tidak boleh kita lewatkan yaitu melakukan riset produk sebelum memutuskan spesifikasi produk ataupun nama brandnya. Riset produk ini bertujuan untuk mencari tahu produk seperti apa yang saat ini dibutuhkan oleh pasar, produk yang bagaimana yang sangat disukai oleh pasar. 

 

Foto : Melakukan riset produk

 

Segala sesuatu mengenai spesifikasi produk yang ada di pasar dan bagaimana tinggi rendahnya permintaan terhadap produk terkait, butuh kita cari datanya dalam fase ini. Dengan mengetahui data-data ini, kita memiliki gambaran produk seperti apa yang dibutuhkan oleh pasar dan menjadi pertimbangan saat merusmuskan produk sendiri.

 

Kenali pasar dan tentukan target

Setelah mengetahui karakter produk yang dibutuhkan pasar, kita perlu meriset pasar dengan lebih mendetail. Jika sebelumnya berfokus pada produknya, maka sekarang fokus akan berpindah kepada pasar. Tujuannya untuk mendapatkan segmen pasar paling tepat yang cocok dengan gambaran produk kita. Untuk menemukan segmen pasar yang memiliki kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh produk kita, sekaligus pasar yang memiliki daya beli untuk mengonsumsi produk. Proses ini penting agar kita tidak salah memasarkan produk, dan tepat sasaran.

 

Foto : Mentukan target pasar

 

Kenali kompetitor bisnis

Satu variabel lagi yang akan mempengaruhi perjalanan pemasaran kita adalah keberadaan kompetitor. Keberadaan pesaing dengan produk sejenis yang menarget segmen pasar yang sama dengan kita, harus diwaspadai. Kenapa? Karena pesaing juga akan berusaha kuat menawarkan produk mereka kepada segmen pasar yang kita hendaki. 

 

 Foto : Mengenali kompetitor bisnis

 

Pasar memiliki daya beli yang terbatas, mereka akan memilih yang paling baik menurut mereka, apakah itu produk kompetitor atau produk kita. Ketika kondisinya seperti ini persaingan benar-benar akan ketat dan usaha yang harus kita tempuh harus ekstra untuk memenangkan hati pasar. Strategi yang perlu kita buat pun harus lebih kreatif dan solutif agar dapat bertahan dalam ceruk pasar tersebut.

 

Buatlah rencana bisnis

Bisnis wajib direncanakan sebelum dieksekusi. Setelah memegang asumsi-asumsi produk, karakter pasar, telah menentukan target segmen pasar dan paham bagaimana gerak kompetitor, berbekal itu semua kita bisa mulai membuat konsep bisnis fashion dengan brand sendiri. Konsep bisnis perlu merumuskan dan memutuskan bagaimana produk final yang akan dibuat hingga detail-detailnya, membuat anggaran biaya dan bagaimana mendapatkannya, lalu membuat gambaran bagaimana cara memasarkan produk dengan kondisi pasar dan kompetitor yang telah dipetakan sebelumnya.

 

Foto : Membuat rencana bisnis

 

Siapkan anggaran sesuai rencana

Dalam menyiapkan anggaran ini, kita butuh merumuskan darimana akan mendapatkan dana, bagaimana mengelolanya dan membuat sistem keuangannya. Keuangan adalah hal paling sensitif dalam memulai bisnis dan menjadi salah satu penentu keberlanjutan bisnis.

 

Do it!

Langkah terakhir adalah merealisasikan semua yang telah direncanakan. Ini adalah langkah mengaktuskan apa-apa yang sudah dikonsep. Memulai produksi produk sampai melakukan penjualan. Produksi produk dimulai dengan mencari suplier untuk produk setengah jadi atau yang benar-benar mentah, menyiapkan nama dan logo brand, melakukan pemotretan produk senyata dan sebagus mungkin hingga membuka toko online di marketplace. Tidak hanya sampai di sana, kita perlu melakukan promosi dan iklan untuk mengenalkan produk baru ke segmen pasar yang sesuai tujuan.

 

Langkah Saat Memulai Bisnis Pakaian dengan Brand Sendiri

 

Memulai bisnis fashion dengan brand sendiri gampang-gampang susah. Tidak ada yang mengetahui brand produk kita, di sanalah tantangan pertama dimulai. Bagaimana kita mampu membuat semua orang mengetahui brand fashion kita.

Langkah awal selalu berat, namun jangan sampai kesulitan itu menghentikan usaha kita meraih tujuan. Dengan berbekal ilmu pengetahuan dan pengalaman, kita bisa menaklukan berbagai kesulitan, termasuk dalam berbisnis fashion.

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 2
  • 1153 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article