Tips Membuka Cabang Bisnis Konveksi | Toko Kain Surabaya

Windy 7 Oct 2021 at 7:05
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Tips Membuka Cabang Bisnis Konveksi

 

Berbisnis konveksi sangat wajar jika naik turun seperti halnya sebuah permaian roller coaster. Pergerakannya cepat dan dinamis. Ketika suatu trend fashion berhasil meroket dan mendatangkan banyak permintaan pasar, omset bisnis konveksi akan ikut melejit. Para produsen pakaian ini akan kebanjiran permintaan dan memproduksi pakaian-pakaian yang bisa laku dengan cepat sehingga perputaran keuangan ikut cepat juga. Hasil akhirnya adalah meraup keuntungan yang tinggi. 

 

Sedang memikirkan bagaimana cara membuka cabang baru

 

Pada saat kejayaan tersebut, sebuah bisnis konveksi akan mulai mempertimbangkan sebuah ide untuk membuka cabang baru. Karena kebanjiran permintaan, dan toko atau tempat konveksi yang pertama sudah hampir overload, maka membuka cabang baru menjadi pilihan solusi. Selain itu, keberadaan cabang baru harapannya bisa menjangkau lebih banyak pasar, menjadi lebih dekat dengan lokasi mereka. Berekspansinya perusahaan konveksi dengan sebuah cabang baru juga akan meningkatkan kapasitas produksi pakaian sehingga diharapkan mampu mendobrak penjualan dan meraup keuntungan lebih besar lagi. 

 

Nah, agar pembukaan cabang konveksi baru ini dapat tercapai dengan baik serta mendatangkan keuntungan optimal, terlebih dahulu kita simak tips membuka cabang bisnis konveksi di bawah ini! 

 

 

Anggaran untuk Pembukaan Cabang Baru 

 

Satu hal yang tak akan pernah absen dalam sebuah langkah pembukaan cabang adalah anggaran. Biaya menjadi sesuatu yang wajib disiapkan sebelum cabang baru didirikan. Anggaran ini di luar biaya operasional yang selama ini dipakai. Harus dihitung apakah perusahaan memiliki anggaran cadangan yang besar dan cukup untuk kebutuhan pembukaan cabang bisnis. 

 

mempersiapkan cabang baru

 

Untuk membuat sebuah cabang konveksi, tentu membutuhkan perlengkapan lagi, seperti mesin jahit, mesin obras, tempat menjahit, membeli bahan kain benang dan aksesoris sesuai kebutuhan, juga untuk menggaji karyawan baru. Dimana semua perlengkapan tersebut bisa dibeli, disewa ataupun meminjam, yang jelas semua perlengkapan tersebut diadakan lagi, bukan mengambil dari lokasi toko pertama. Karena pembukaan cabang substansinya adalah meluaskan perusahaan dan meningkatkan kapasitas produksi serta jangkauan pada pasar yang baru. 

 

Seperti halnya tempat, apakah menyewa atau membeli, pasti membutuhkan dana yang tak sedikit. Oleh karena itu, sebelum mulai membuka cabang, pastikan bahwa perusahaan memiliki dana yang cukup besar di luar kebutuhan operasional toko pertama. 

 

Survei Lokasi Baru 

 

Tak hanya menyiapkan uangnya saja, tapi juga memastikan bahwa lokasi yang dipilih sebagai cabang sudah tepat. Ketepatan lokasi itu dapat dinilai berdasarkan jauh dekatnya lokasi dengan pasar yang ditarget, sulit atau mudah aksesnya, ketersediaan bahan baku, keberadaan kompetitor dan beberapa hal lainnya yang berpengaruh signifikan untuk kelancaran cabang yang baru. Mengingat banyaknya hal yang harus dipersiapkan, dana yang akan dihabiskan dan tujuan jangka panjang perusahaan ke depan, lokasi cabang baru tidak boleh sampai salah pilih. 

 

sedang memikirkan tempat lokasi baru

 

Selain beberapa hal di atas, salah satu variabel yang butuh dipertimbangkan dalam riset lokasi calon cabang adalah ketersediaan SDM yang akan mengisi lokasi perusahaan atau toko tersebut. Fokus yang diperhatikan dalam hal SDM adalah ada tidaknya SDM yang dibutuhkan diwilayah tersebut jika hendak merekrut buruh baru, atau jika membawa sebagian karyawan lama, apakah masih bisa dijangkau dari tempat tinggalnya. 

 

Meriset lokasi selain untuk menemukan titik yang paling tepat, juga dapat memberikan gambaran serta alternatif dari segi harga tanah dan bangunan di wilayah tersebut. Data mengenai harga bangunan dapat menjadi pertimbangan apakah sewa atau membeli. 

 

Memastikan Kantor Pertama Lancar dan Stabil

 

memastikan cabang stabil setelah pembukaan cabang baru

 

Rumusnya simpel saja, jika toko pertama belum lancar, belum mampu mandiri dan masih harus dalam pengawasan ketat, maka lebih baik pembukaan cabang ditunda. Karena membuka cabang sama dengan menambah konsentrasi, kefokusan dan tanggung jawab. Tidak bisa kita mengendalikan dua toko bersamaan dengan asumsi keduanya masih butuh pengawasan ketat. Bukannya maju, yang ada kita justru kewalahan. 

 

Memilih SDM Unggul dan Dapat Dipercaya 

 

memilih cabang yg unggul

 

Salah satu resep bagaimana sebuah cabang baru bisa bertumbuh adalah di dalamnya memiliki SDM yang berkualitas. Memang, posisi yang paling strategis adalah penganggung jawab atau kepala cabangnya harus orang yang mampu dan amanah. Namun, tak cukup hanya memiliki kepala cabang yang bagus saja, tapi juga seluruh timnya adalah orang-orang yang dapat diandalkan. 

 

Carilah calon-calon SDM yang memiliki semua kemampuan dan syarat yang dibutuhkan sebelum membuka cabang. Jika sudah ada, maka cabang bisa didirikan, namun jika belum menemukan seorang yang memenuhi kriteria menonjol, lebih baik temukan dulu kandidatnya baru membuka cabang konveksi baru. 

 

Menyamaratakan Kualitas Produk dan Layanan 

 

menyamaratakan kualitas produk dan layanan untuk kepuasan konsumen

 

Kualitas produk dan layanan merupakan sesuatu yang dapat menarik pelanggan untuk datang. Keberhasilan di toko yang pertama dalam memuaskan pelanggan melalui produk dan layanan dapat menjadi penarik tersendiri supaya pelanggan juga datang ke cabang yang baru. Mereka telah memiliki kepercayaan bahwa yang namanya cabang pasti sama dengan yang toko pertama. Kepercayaan konsumen tersebut harus dijaga dengan cara memberikan produk sera layanan yang sama persis dengan di awal. Setiap cabang yang beroperasi wajib mengikuti aturan dan ketentuan dari pusat atau pemilik bisnis konveksi ini.

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 3
  • 1754 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article