Windy 25 Sept at 7:08
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Rekomendasi Kain untuk Baju Seragam Acara Pernikahan 

 

Acara pernikahan tak hanya menuntut kesakralan semata. Kesakralan itu selain datang dari kekhidmatan acara, juga diperoleh dari estetika, keseragaman dan juga hubungan yang intim antar dua keluarga. Tak heran jika dalam suatu acara pernikahan, dibuatlah seragam-seragam khusus untuk keluarga kedua mempelai. 

 

Keberadaan seragam itu tak hanya sekedar untuk mencipta keindahan estetika saja, tapi yang lebih utama adalah untuk menjadi penanda mana saja anggota keluarga kedua pengantin. Untuk apa? Untuk memudahkan masing-masing keluarga saling mengenali dan menjalin hubungan yang lebih intim. 

 

 

Selama ini kita sudah familiar dengan seragam-seragam keluarga dalam balutan kebaya yang biasa dipakai oleh para wanita dan juga bridesmaid pengantin wanita. Bahan-bahan yang dipakai dalam seragam tersebut kebanyakan adalah kain brokat, kain satin, kain diamond crepe, yang mana semua kain tersebut memiliki sifat indah, mewah dan menawan. Namun, terkadang kita melupakan bahwa anggota keluarga pengantin tak hanya dari kalangan wanita, juga ada para pria yang tidak mungkin memakai seragam berbahan brokat, satin maupun diamond crepe. Mereka membutuhkan seragam yang juga menawan namun tetap gagah dan karismatik. Nah, seragam untuk para ini ini biasanya berbentuk hem dan beskap. Bahan-bahannya pun berbeda dari seragam wanita. Bahan-bahan yang bisa dipakai antara lain kain drill, batik dan toyobo.

 

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai rekomendasi kain yang cocok untuk seragam pernikahan keluarga, berikut ini dijabarkan satu per satu!

 

Kain Batik 

 

 

Batik menjadi salah satu andalan di Indonesia, bahkan batik merupakan suatu budaya yang dilestarikan. Batik sangat khas Indonesia. Kain batik biasanya dipakai untuk acara-acara formal dan acara momentual yang sakral dan penting. Momen pernikahan menjadi salah satu momen dimana batik tak pernah absen. Kain batik seringkali menjadi busana para pria ketika menghadiri suatu undangan pernikahan. Tak hanya itu, keluarga pengantin pun juga kerap memakai batik sebagai seragam. 

 

Batik memiliki keunggulan yang pantang dilewatkan. Tergantung dari bahan dasarnya, jika dibuat dari katun, maka pakaian batik bisa menyerap keringat dengan sangat baik, adem tapi mudah kusut. Nilai batik terletak pada motifnya yang mewakili budaya daerah asal masing-masing. Nilai inilah yang tak dimiliki oleh bahan lainnya. 

 

Kain Drill

 

 

Kain drill sudah banyak dijadikan bahan dasar pembuatan seragam. Seragam yang sering dibuat dari bahan drill ini seperti seragam kerja, celana kerja, dan beberapa seragam formal lainnya. Lalu bagaimana kain drill bisa digunakan untuk seragam acara pernikahan? Sangat bisa. Bahan drill memiliki banyak jenisnya, mulai dari yang tipis hingga tebal, berserat halus sampai yang paling kasar, pintalan kecil juga besar-besar. 

 

Jenis kain drill bisa kita pilih yang memiliki ketebalan pas, tidak terlalu kaku dan memberikan kesan menawan untuk pakaian seragam keluarga pernikahan. Pakaian seragam pernikahan yang bisa dibuat dari kain drill ini adalah pakaian untuk bapak-bapak berupa hem atau beskap, dan juga untuk ibu-ibu kain drill dapat dijadikan model atasan yang dipadukan dengan kain batik untuk bagian rok bawahnya. 

 

Kain drill memiliki karakteristik yang kuat, pintalan benangnya bersilang dan saling mengikat, permukaannya sedikit kasar. Ukuran serat dan tekstur kain drill yang berbeda-beda dibedakan berdasar jenis-jenisnya. Ada kain drill jepang, twill dan american. Kain drill meski terkesan tebal, bahannya tak membuat gerah alias adem. 

 

Kain Satin

 

 

Untuk bahan satin ini sudah menjadi langganan untuk yang ingin keluarganya berpakaian mewah di acara pernikahan. Satin menjadi solusi untuk mereka yang menginginkan kain sutra dalam harga lebih terjangkau. Kain satin cocok sekali dijadikan seragam model gaun, gamis, atasan untuk wanita. Kainnya yang mengkilap memberikan kesan mewah dan mahal. Pemakaianya pun terlihat lebih elegan. 

 

Kain Toyobo

 

 

Bahan kain toyobo saat ini menjadi salah satu bahan kain yang menuju premium. Seperti halnya satin yang memiliki sifat mengkilap, Toyobo pun demikian. Toyobo sedikit lebih tebal dan kaku dibanding satin. Kain ini tak selicin satin, namun terlihat lebih kokoh. Kain Toyobo ini banyak dijadikan bahan dasar pembuatan gamis wanita, atasan, dan juga beberapa hem laki-laki sudah menggunakan kain toyobo fodu.

 

Kain Brokat

 

 

Kain brokat sudah jadi primadona untuk dijadikan bahan dasar pakaian-pakaian pernikahan. Tak hanya mempelai saja yang menggunakan brokat untuk kebaya pengantin, tapi juga seragam kebaya maupun yang dibuat model gamis oleh pihak keluarga pengantin. Brokat memiliki keindahan yang dianggap layak untuk mewakili hari bahagia pernikahan. 

 

Kain brokat ini tak bisa hanya digunakan sendiri. Artinya, sekalipun menjadi bahan dasar pakaian, namun tetap membutuhkan furing untuk melapisi bagian dalamnya. Hal itu disebabkan kain brokat banyak yang terawang, motifnya berlubang dan jenis kain yang tidak rapat. Cara mencucinya pun tak boleh asal, apalagi untuk brokat yang memiliki banyak peyet. Sekallipun banyak pantangannya, kain brokat tetap menjadi favorit untuk acara-acara pernikahan. 

 

 

Nah itu tadi merupakan beberapa rekomendasi bahan kain yang dapat digunakan untuk membuat seragam keluarga pengantin. Kini anda bisa memilihnya, menggunakan kain berjenis apa untuk seragam keluarga di hari bahagia. 

 

 

 

 

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 2
  • 136 views

Recent Post


Related Article