Windy 17 Sept at 7:10
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Tutorial Menjahit Celana Kerja Kekinian dengan Kain Drill

 

Celana kerja kekinian semakin banyak diminati terutama oleh kalangan muda. Mereka yang selalu mengikuti perkembangan tren fashion, lebih menyukai model-model terbaru yang sedang banyak dipakai. Tak terkecuali untuk tampilan saat bekerja, sebisa mungkin mendapatkan hasil yang stylish dan menaikkan rasa percaya diri.

 

Sebenarnya, perkembangan model celana kerja khususnya untuk tampilan formal, tidak mengalami perubahan yang signifikan. Namun meskipun demikian, model terbaru tetaplah tampak lebih menarik untuk dimiliki. Karenanya Mitramulia membuat edisi tutorial bulan ini dengan membagikan cara membuat celana kerja kekinian. Dengan begitu nantinya bisa jadi gambaran untuk para penjahit yang tertarik untuk merambah ke produk ini.

 

Tentang Kain Drill

 

Bahan yang akan digunakan dalam tutorial ini adalah kain drill, khususnya jenis Japan Drill. Tentu saja ini bukan jenis kain yang baru, karena sudah cukup umum digunakan dalam pembuatan pakaian kerja formal, termasuk celana. Bukan tanpa alasan karena memang kain drill memiliki beberapa kelebihan berikut:

 

  1. Bahan mampu menyerap keringat dengan cukup baik. Itu membuatnya sangat cocok untuk dipakai banyak aktivitas kerja, indoor maupun outdoor.
  2. Permukaan bahan tergolong lembut sehingga nyaman saat bergesekan dengan kulit 
  3. Kain cukup tebal dan kuat, membuatnya tergolong bahan yang tahan lama dan tahan berbagai cuaca
  4. Warna kain tidak mudah memudar dan tidak mudah kusut, menjadikan pemakainya bisa terus merasa percaya diri meskipun dipakai untuk banyak aktivitas gerak 
  5. Pilihan warna banyak dan memudahkan untuk penyesuaian warna sesuai yang diminati 

 

Model Celana Kerja Kekinian

 

Proses pembuatan celana tentu saja dimulai dengan penentuan model. Nantinya akan dilanjutkan dengan penentuan ukuran dan hasil rancangan siap untuk dijadikan sebagai pedoman proses menjahit. Untuk Anda yang ingin memproduksi celana kerja kekinian, berikut adalah beberapa inspirasi desain yang bisa Anda terapkan:

 

  1. Celana Kulot

 

Anda pasti dengan mudah menemukan tren celana kerja yang satu ini, karena menjadi setelan andalan para wanita muda maupun tua. Celana ini memiliki potongan yang lurus dan longgar hingga bagian bawah. Hal itu yang membuatnya banyak diminati karena memudahkan kaki untuk bergerak dan sangat nyaman. Celana model ini juga sering menjadi andalan para wanita untuk menyembunyikan bentuk kaki yang membuatnya kurang percaya diri. 

 

 

  1. Celana Potongan Lurus 

 

Model celana ini juga memiliki pola potongan kain dan jahitan yang lurus. Hanya bedanya, untuk celana ini tidak selonggar celana kulot. Bagian pergelangan kakinya sedikit lebih sempit dibandingkan bagian atas. Celana ini sangat cocok untuk dipadukan mulai dari crop blouse, kemeja hingga blazer. 

 

 

  1. Celana Slacks 

 

Model celana ini sekilas mirip dengan celana potongan lurus. Hanya bedanya celana ini akan tampak lebih kasual. Pertama karena bagian pinggangnya menggunakan kolor. Mengingat awalnya celana ini digunakan untuk aktivitas sport. Kedua, karena ada bagian lipatan kain di pergelangan kakinya. Namun meski begitu celana ini tetap tampak lebih formal jika dibandingkan dengan celana denim. 

 

 

  1. Pegged Pants

 

Model celana ini juga sebenarnya sekilas tampak seperti celana slacks. Hanya perbedaan yang menonjol akan tampak di bagian paha ke atas. Karena model celana ini memiliki bagian pinggang yang lebih tinggi dan biasanya dilengkapi dengan variasi tambahan seperti ikat pinggang. 

 

 

Pembuatan Celana Kerja Kekinian

 

Celana kerja yang akan dibuat dalam tutorial ini adalah model celana potongan lurus. Hanya bedanya celana tidak akan menggunakan resleting depan seperti kebanyakan, melainkan samping. Hal ini ditujukan supaya celana tetap bisa dipadukan dengan atasan crop tanpa terganggu dengan variasi jahitan resleting depan. 

Sebagaimana telah dipaparkan sejak awal, bahwa celana kerja yang akan dibuat menggunakan bahan Japan Drill. Tentu saja Anda masih bisa menggunakan jenis bahan lain untuk mendapatkan hasil yang hampir serupa, dengan bahan American Drill, katun, corduroy dan seterusnya. Kode warna yang kami pilih adalah H59. 

 

 

Sedangkan untuk ukuran yang digunakan pada pembuatan celana dalam artikel ini antara lain:

  • Lingkar Pinggang 78 cm
  • Lingkar Paha 48 cm
  • Lingkar pinggul 90 cm
  • Lingkar pergelangan kaki 23 cm
  • Panjang kaki 93 cm

 

Anda juga bisa menggunakan ukuran custom sendiri atau menggunakan ukuran celana wanita universal seperti berikut ini:

 

 

Jika semua bahan dan alat sudah tersedia, maka Anda bisa melanjutkan pada proses berikut ini:

 

  1. Pembuatan Pola 

Jika Anda mengikuti tutorial ini dan menggunakan ukuran baju wanita universal,, Anda bisa menggunakan pola baju wanita universal yang sudah tersedia. Namun jika Anda menggunakan ukuran yang lebih custom, maka Anda perlu membuat polanya terlebih dulu sesuai ukuran tersebut. Anda bisa melihat selengkapnya cara untuk membuat pola dasar celana panjang disini.

 

Berikut gambaran umum pola yang dibuat berdasarkan ukuran yang telah ditentukan di atas:

 

 

  1. Pemotongan Pola

Tahap berikutnya adalah memotong pola yang sudah dibuat. Disarankan untuk memakai gunting yang benar-benar tajam agar hasil potongan rapi. Anda bisa memulai potongan dari bagian yang dekat dengan tepian, mengikuti garis yang sudah dibuat. Sampai dihasilkan potongan pola seperti yang tampak di gambar atas. 

 

  1. Memindahkan Pola 

Penjahit biasanya akan memindahkan pola pada kain untuk memudahkan proses jahit. Bisa menggunakan kapur jahit, karbon jahit atau jejulur renggang. Berikut ini beberapa tanda pola yang perlu untuk dipindahkan pada kain:

  1. Garis tepi pola
  2. Garis lipatan celana
  3. Batas saku celana
  4. Tanpa lipit dan tanda kupnat
  5. Batas pinggang dan panggul serta lutut dan kaki 

 

Menjahit Celana

Jika semua tanda pola sudah dipindahkan, kain sudah siap untuk dijahit menjadi celana kerja kekinian. Berikut ini beberapa step dalam proses menjahit:

  1. Jahit Bagian Depan

Langkah awal bisa dimulai dengan menyatukan potongan bahan bagian depan (kanan dan kiri) sambil menjahit tempat untuk meletakkan resleting. Untuk asumsi resleting yang diletakkan di bagian depan tengah. Sedangkan jika Anda mengikuti model kami, maka tempat untuk menempelkan resleting adalah samping kiri atau potongan kiri. 

  1. Jahit Bagian Saku

Langkah berikutnya adalah menjahit bagian saku. Karena model yang kami buat memiliki resleting di bagian samping kiri, sehingga sakunya hanya terdapat di bagian kanan. Bagian ini harus sudah jadi sebelum langkah no.1 

  1. Menyambungkan Pesak Belakang Celana 

Setelahnya Anda bisa menyatukan potongan celana bagian belakang (kanan dan kiri). Teknik yang bisa digunakan untuk menjahit bagian ini adalah teknik kampuh buka. 

  1. Menjahit Bagian Samping

Jika bagian depan dan bagian belakang sudah selesai, maka selanjutnya adalah menjahit bagian samping untuk menyatukan bagian depan dan belakang. Supaya mudah, posisikan bagian depan dan belakang secara berhadapan dan jahit sesuai garis kampuh. 

  1. Penyempurnaan

Tahap terakhir yang perlu dilakukan adalah membuat tempat ikat pinggang dan memasang resleting, serta merapikan jahitan pada bagian pergelangan kaki. 

 

Jika sudah dilakukan pengepresan dengan setrika, celana akan tampak seperti berikut ini:

 

 

Selamat mencoba!



 

 

 

 






 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 4
  • 533 views

Recent Post


Related Article